Pertamina Kembalikan Kukang Jawa ke Habitatnya

METRO JAKARTA – Kukang Jawa atau Nyticebus Javanicus merupakan satu satwa endemik Indonesia yang terancam punah akibat perburuan dan diperjualbelikan sebagai hewan peliharaan atau untuk pengobatan.

Kukang Jawa memiliki bentuk wajah khas. Mata kuning bercahaya, dengan dahi dihiasi pola berlian keputihan membentuk garis bercabang tiga. Satu garis ke arah hidung, dan dua garis diantara mata serta telinga.

Sepintas tampak menggemaskan. Sorot matanya tajam bercahaya, menunjukkan keceriaan Kukang Jawa saat akan dilepasliarkan di Hutan Telaga Bodas, Garut, Senin malam lalu. Begitu keluar dari kandang, Kukang langsung menggelayut di pohon, untuk menemukan kembali tempat tinggalnya.

Pelepasliaran satwa yang juga dikenal dengan sebutan Muka Geni (wajah api) tersebut, dilakukan PT Pertamina (Persero) Terminal BBM Bandung Group yang menggandeng Yayasan Muka Geni dan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Garut Jawa Barat.

Kukang Jawa merupakan satwa endemik yang dilindungi pemerintah melalui Undang-undang No 5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam beserta ekosistemnya.

Bahkan, badan konservasi dunia IUCN (International Union Conservation Nation) memasukkan primata beracun itu dalam kategori kritis atau terancam punah. Sedangkan menurut CITES (Convention On International Trade In Endagered species of Wild Fauna and Flora) memasukkan kukang dalam kategori apendix I, yang artinya dilarang dalam segala bentuk perdagangan internasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *