Dibiayai APBD 340 Juta, Pengunjung PRB Masih ‘Dipaksa Bayar’ Parkir dan Tiket Masuk

Editor:

Selain mahalnya biaya parkir dan masuk, sambung dia, setelah masuk ke dalam semua tampak biasa saja, monoton seperti tahun-tahun sebelumnya.

“Jadi enggak ada gregetnya sama sekali. Kalau saya cukup sekali ini aja datang, besok-besok males mau ke sini lagi,” ujar Iman.

Pria kelahiran Bekasi ini mengungkapkan, keramaian pada momen pembukaan PRB 2019 hanya berpusat di depan panggung utama.

“Mungkin karena masih ada bupati dan para pejabat, makanya kelihatan ramai. Coba aja lihat tuh para pengunjung yang datang kebanyakan berpakaian dinas, warganya sedikit, hanya kalangan muda-mudi yang sekedar iseng mungkin,” tuturnya, seraya menunjuk ke arah panggung utama. (dim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *