Dibiayai APBD 340 Juta, Pengunjung PRB Masih ‘Dipaksa Bayar’ Parkir dan Tiket Masuk

METRO CIKARANG – Perhelatan akbar Pekan Raya Bekasi (PRB) diduga dijadikan ajang meruap keuntungan oleh oknum dinas maupun panitia penyelenggara atau event organizer (EO).

Padahal, even wah bin megah ini telah merogoh kocek APBD senilai Rp 340 juta namun masyarakat masih dibebani dengan biaya parkir hingga biaya masuk yang tak jelas pemasukannya (lihat grafis,red).

Misal minimnya fasilitas lahan dan tingginya ongkos parkir kendaraan di lokasi perhelatan PRB 2019, dikeluhkan pengunjung. Pihak penyelenggara dinilai kurang siap dan profesional.

Sebab untuk mengunjungi yang katanya pameran terbesar di Kabupaten Bekasi itu, masyarakat mesti menyiapkan uang lebih terutama untuk biaya memarkirkan kendaraan yang dinilai sangat mencekik mengingat di luar ke kelaziman.

“Setiap mengunjungi PRB, kita mesti siapkan uang lebih. Karena khusus buat parkir kendaraan saja sudah Rp5 ribu, ditambah Rp5 ribu lagi biaya tiket masuk dewasa dan anak diatas 5 tahun. Penyelenggaranya kurang profesional sepertinya,” keluh Iman, warga asal Sukatani, saat ditemui di lokasi, Jumat (20/9) malam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *