Peserta Mandiri Nunggak Ratusan Miliar, BPJS Kesehatan Ingatkan Hal Ini

METRO CIKARANG – BPJS Kesehatan Cabang Cikarang menegaskan pentingnya disiplin membayar iuran bagi peserta mandiri atau Peserta Bukan Penerima Upah (PBPU) BPJS Kesehatan di Kabupaten Bekasi. Hingga saat ini tunggakan iuran terbesar adalah dari PBPU yang mencapai Rp 139 Miliar.

Hal tersebut disampaikan Kabid Penagihan dan Keuangan, BPJS Kesehatan Cabang Cikarang Dessy Permatarianti, kemarin.

Menurut dia, tunggakan peserta BPJS Kesehatan di Kabupaten Bekasi terjadi pada seluruh tingkatan kelas dari mulai kelas satu, dua dan tiga untuk PBPU. Adapun untuk Peserta Bantuan Iuran (PBI) APBD tidak ada masalah atau membayar sesuai dengan perjanjian  kerja sama (PKS) dengan Pemerintah Daerah.

Meski begitu pihaknya terus berupaya melakukan himbauan penagihan-penagihan dengan berbagai cara diantaranya melalui kader Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), menyebar spanduk serta kaos – kaos yang isinya menggugah peserta untuk sadar membayar iuran.

“Kita ada sekitar 20 kader JKN yang menyebar ke berbagai kecamatan di Kabupaten Bekasi salah satu yang terbanyak adalah di Kecamatan Tambun Selatan, lima orang. Salah satu Kelurahan terbesar menunggak adalah Kelurahan Wanasari, Kecamatan Cibitung,” ujarnya saat diwawancarai sejumlah awak media.

Disampaikannya Kader JKN binaanya tersebut door to door langsung ke masyarakat. Hal itu lantaran kader JKN ini juga aktif di Posyandu, PKK, Kader Jentik, PKH dan yang lainnya yang hubungannya erat dan langsung berhadapan dengan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *