Kontraktor Protes Pungli Pencairan Proyek Disbudpora

METRO CIKARANG – Kalangan kontraktor mengeluhkan banyaknya pungutan liar (pungli) Dinas Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disbudpora) Kabupaten Bekasi. Ada setoran uang kontrak yang diubah istilah menjadi uang fotocopi, serta uang perencanaan untuk mempermudah proses pengurusan dokumen proyek.

Seperti diungkapkan Direktur CV Virecesco, Nia kepada koran harian ini. Menurut dia, pihaknya harus setor fee minimal 5 persen ke Plt Kadiabudpora   Bekasi, Nani Suwarni.

“Nah akibatnya pencairan kami terhambat karena belum ditandatangani oleh Plt kadis. Ya karena belum setor pemintaan fee 5 persen sehingga berkas penagihan bolak-balik,” kata dia.

Meski begitu, Nia mengaku, fee ini hanya bagian kecil dari pungli para pejabat Disbudpora terhadap para kontraktor.

Bakan, Nani yang menjadi Kepala Dinas Pertanian juga meminta fee 6 persen kepada para rekanan kontraktor.

“Ini kita mau kerja kok banyak pungutannya. Kalau begini bukan untung malah buntung. Kita minta Pak Bupati segera menindak, jika tidakakan kami buka-bukaan ke publik,” ketus dia.

Plt Kepala Dinas Pemuda Olahraga Bekasi, Nani Suwarni pun terus dilakukan upaya konfirmasi. Baik di ruangannya tidak bisa ditemui hingga dihubungi lewat ponselnya. Sampai berita ini ditayangkan Nani belum bisa dikonfirmasi.

Menanggapi itu, Anggota DPRD Kabupqten Bekasi Helmy Hamanaf mengaku prihatin masih adanya jiwa pejabat bermental penjajah dengan  meminta jatah kepada pihak ketiga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *