Operasi Patuh Jaring Ribuan Pengendara, Buruh Pabrik Dominasi Pelanggaran

METRO CIKARANG – Sebanyak 6.377 pengendara terjaring Operasi Patuh Jaya 2019 Satlantas Polres Metro Bekasi di Kabupaten Bekasi.

Hal itu dikatakan Wakasat Lantas Polres Metro Bekasi, Kompol Sri Supadmi saat diwawancarai Cikarang Ekspres di ruang kerjanya, kemarin (11/9).

“Total yang terjaring Operasi Patuh Jaya selama 14 hari dan hari terakhir kemarin (11/9) dari 6.377 penindakan terdiri dari sebanyak 4.379 di tilang dan 1998 dapat teguran,” katanya. 

Dalam operasi itu, sambung dia, Satlantas berhasil melakukan Penindakan sebanyak 4.379 pelanggar tilang terdiri dari yaitu melawan arus sebanyak 1.547 pelanggaran, kemudian melanggar marka berhenti sebanyak 570 pelanggaran, melanggar rambu berhenti dan parkir 558 pelanggaran, gun helm SNI 354 pelanggaran, berkendara dibawah umur sebanyak 119 pelanggaran.

“Kemudian boncengan lebih dari 1 orang sebanyak 216 pelanggaran, tidak menyalakan lampu utama sebanyak 228 pelanggaran, Safety Belt sebanyak 173 pelanggar, Surat – Surat sebanyak 307 pelanggar, kelengkapan kendaraan 303, rotator atau sirine 4 pelanggaran,” kata Padmi sapaan akrabnya.

Dikatakan dia, pelanggaran kendaraan melawan arus mendominasi, menurut dia karena U-turn yang akan dilaluai pengendara lewati jauh, kemudian lokasi tempat tinggal dan kerja dekat dari lawan arus daripada melewati U-turn yang ada. 

“Faktor lawan arus yaitu U-turn yang dilaluai pengendara jauh dari lokasi yang ia tuju dan jarak lokasi dekat pengendara yang menyebabkan lawan arus,” tuturnya. 

Untuk mencegah serta solusi Satlantas agar mengurangi lawan arus supaya tidak terjadi kecelakaan lalu lintas, Padmi menjelaskan, jadi nantinya pihak Kepolisian menempatkan personil ditempat pelanggaran yang sering  pengendara lewati melawan arus, lalu ia juga akan lakukan penindakan tilang terhadap pengendran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *