Sri Rahayu Laporkan Bawaslu ke DKPP, Tatang Koesnandar Angkat Bicara

METROSUBANG – Pasca pelantikan 50 anggota DPRD Kabupaten Subang Periode 2019-2024, rupanya masih ada persoalan yang menjadi sorotan publik.

Yakni, dugaan kasus kartu tanda anggota (KTA) ganda dalam sidang kode etik Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI. Di mana, caleg PAN Sri Rahayu menuding Bawaslu Subang tak profesional bekerja.

Menanggapi itu, Anggota DPRD Terpilih Kabupaten Subang, Tatang Kusnandar mengatakan laporan atas dugaan KTA ganda yaitu PAN dan PDIP itu tidak berdasar.

Terlebih kata dia, bukan dirinya yang dilaporkan namun Bawaslu Subang.

“Pertama, kasus ini yang dilaporkan adalah Bawaslu sehingga bukan ranah saya untuk menjawab. Ini namanya salah alamat,” tegas Tatang kepada Metro Subang, kemarin.

Selain itu, sambung dia, setiap kontestasi politik pasti ada yang menang dan kalah. “Alhamdulilah saya dipilih rakyat Subang untuk tiga periode,” ucap Tatang.

Tatang secara lugas menantang pelapor untuk bisa membuktikan KTA ganda. Bahkan, adanya tanda terima dari PDIP Subang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *