Iuran Naik, Drop Out Peserta BPJS Kesehatan Lebih Besar

METRO CIKARANG – Gelombang penolakan kenaikan iuran Badan Penyelenggaran Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan  terus bergulir. Kali ini giliran Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Putih Sari.

Ia meminta agar pemerintah mempertimbangkan kembali terkait kenaikan iuran premi BPJS Kesehatan.

“Kalaupun ada kenaikan saya mengingatkan pemerintah agar kenaikan premi BPJS Kesehatan dilakukan secara bertahap. Kalau kenaikan dilakukan secara drastis akan memberatkan masyarakat kita,  yang sebagian besar masih hidup pas-pasan sehingga dikuatirkan tidak melanjutkan sebagai peserta BPJS Kesehatan,” ucap Putih Sari, Selasa (9/3).

Menurut dia, pendapatan masyarakat Indonesia belum cukup secara umum. Jangan sampai peningkatan premi yang terlalu tinggi justru akan menyebabkan drop out peserta lebih besar.

Selain itu, penyesuaian iuran BPJS Kesehatan harus diikuti dengan peningkatan kualitas layanan di fasilitas kesehatan serta pasien BPJS juga tidak boleh dipersulit lagi dalam mendapatkan hak pengobatan atau pelayanan yang memadai di semua jenjang faskes. 

“Harus linear dengan peningkatan layanan jangan sampai ada lagi pasien antri, mendapat perlakuan diskriminasi, apalagi ditolak dengan alasan rumah sakit penuh,” kata anggota Fraksi Gerindra DPR RI Dapil Kabupaten Bekasi, Karawang dan Purwakarta ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *