Jalan Raya Babelan Milik PUPR Asal Jadi?

Tanpa Pendampingan TP4D, Proyek Belasan Miliar Sudah Retak

CIKARANG PUSAT – Proyek jalan raya Babelan Kecamatan di Kelurahan Kebalen, Kecamatan Babelan, yang didanai Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bekasi 2019 senilai Rp18,8 miliar,  diduga sarat penyimpangan. 

Soalnya, selain terjadi keretakan beton cor, jalan itu diduga tidak akan bertahan lama alias permukaan jalan tersebut akan cepat terkelupas karena pengerjaannya tidak sesuai standar oprasional prosedur (SOP).

Berdasarkan hasil reportase Cikarang Ekspres, jalan raya Babelan tidak ada papan proyek di lokasi. Ditambah, pemadatan Lapisan Pondasi Bawah (LPB) asal jadi.

Kasie Intel Kejakasaan Negeri Kabupaten Bekasi, Haerdin mengapresiasi perbaikan Jalan Raya Babelan yang rusak hampir 6 tahun oleh Pemerintah Kabupaten Bekasi. 

Namun begitu, ia menyayangkan pengerjaan tanpa ada keterlibatan Tim Pengawal, Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi. Padahal, TP4D merupakan bagian dari pengawasan agar pembangunan berjalan sesuai koridor hukum.  

“Ya sejauh ini memang jalan Babelan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) tidak meminta pendampingan,” ungkap dia, kemarin (2/9).

Untuk itu, sambung Haerdin, Dinas  PUPR serta konsultan harus tegas menegur pemborong perbaikan jalan tersebut yang mengabaikan Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang semestinya. 

“Kan semua progres perbaikan jalan itu sudah sangat jelas tapi apabila tidak diindahkan oleh si pemborong maka ada sanksinya,” tegas dia.

Teguran itu, kata Haerdin, penting dilakukan agar pemborong tidak asal-asalan dalam pengerjannya. Sehingga warga sebagai pengguna jalan bisa menikmati jalan mulus yang diimpikan Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *