Gerindra Berjaya, Golkar Juara Suara Caleg Terbanyak

Tujuh DPRD Jabar Asal Bekasi Dilantik Hari Ini

CIKARANG SELATAN – Sebanyak 50 calon terpilih anggota DPRD Kabupaten Bekasi periode 2019-2024 akhirnya ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU), pada Jumat (22/7) kemarin. Rapat pleno yang dilaksanakan di Hotel Sahid, Lippo Cikarang, Cikarang Selatan (Ciksel)  tersebut sekali menetapkan perolehan kursi partai politik pada Pemilihan Umum (Pemilu) Tahun 2019. Di mana Partai Gerindra meraih kursi terbanyak yakni 11 kursi, disusul PKS 10 Kursi, lalu PDI Perjuangan dan Partai Golkar masing-masing 7 kursi.

Sementara itu, Partai Demokrat 6 kursi, PAN 3 kursi, PPP 2 kursi,  lalu Partai NasDem, PBB, PKB dan Partai Perindo yanh mengumpulkan masing-masing 1 kursi. Meski kursi Golkar direbut Gerindra, partai pohon beringin masih menjadi juara caleg dengan suara terbanyak yang diambil Asep Supria Atmja, adik kandung Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja.

“Ini mungkin yang terakhir se-Indonesia dan ini juga batas terakhir karena KPU RI harus menetapkan seluruh hasil nasional,” kata Ketua KPU Kabupaten Bekasi Jajang Wahyudin, kemarin.

Rapat pleno penetapan ini berdasarkan surat perintah KPU RI nomor 1184 Tahun 2019 tanggal 26 Agustus 2019 yang memerintahkan KPU Kabupaten Bekasi untuk melaksanakan pleno sesuai tahapan yang diputuskan KPU RI nomor 1297 tanggal 23 Agustus 2019.

Dari dua surat perintah itu maka kami melaksanakan pleno penetapan pascaputusan MK yang menerima salah satu gugatan yang telah kami selesaikan melalui proses penyandingan data di TPS Desa Telaga Murni, Kecamatan Cikarang Barat,” katanya.

Dengan pleno penetapan ini, maka segala gugatan mengenai hasil pemilu dinyatakan telah selesai. Begitu pula dengan tugasnya sebagai penyelenggara pemilu.

“Kami hanya tinggal menyerahkan putusan pleno ini kepada Jawa Barat untuk selanjutnya memasuki proses tahapan penetapan di Dewan melalui paripurna,” kata dia.

Dalam pleno penetapan tersebut, tambahnya, Bawaslu sempat melakukan interupsi terkait regulasi Undang-undang Nomor 7 tahun 2017 dimana partai politik yang tidak menyerahkan laporan dana kampanye, maka tidak diikut sertakan dalam penetapan caleg terpilih.

“Ada dua partai yaitu PSI dan PKPI, tidak melaporkan dana LPPDK (Laporan Penggunaan dan Penerima Dana Kampanye) terakhir. Kebetulan juga memang kedua prtai itu tidak ada caleg yang terpilih,” tukas dia.

Sekretaris DPRD Kabupaten Bekasi, Ahmad Kosasih menambahkan, pelaksanaan pelantikan diperkirakan akan berlangsung pada minggu kedua di bulan September 2019 mendatang.

“Kita sudah membuat ancer-ancer, mungkin sekitar minggu kedua, karena ini juga kan baru penetapan,” kata dia.

Kosasih menjelaskan, usai  pleno terbuka penetapan perolehan kursi dan caleg terpilih, maka surat tersebut langsung diserahkan ke Bupati Bekasi untuk diserahkan ke Gubernur Jawa Barat

“pelantikan bisa dilaksanakan antara tanggal 11, 12 atau 13 September 2019. Ini masih prediksi sementara ya,” tutup dia.

Disisi lain, tujuh dari 120 anggota  DPRD Provinsi Jawa Barat (Jabar) periode 2019-2024 dapil 9 Kabupaten Bekasi akan dilantik dan diambil sumpah/janji jabatannya sebagai anggota dewan di Gedung Merdeka pada hari ini (2/9).

Mereka adalah Syahrir Irpan Haeroni dari Partai Gerindra. Disusul, Abdul Jabar Majid dan Faisal Hafan Farid dari PKS, kemudian Jejen Sayuti dari PDI Perjuangan, Achdar Sudrajat dari Partai Demokrat dan Almaida Rosa Putra dari Partai Golkar.

“Mohon doanya secara keseluruhan untuk persiapan sudah siap, sampai Minggu pagi ini sudah 80 persen. Sekali lagi mohon doanya supaya lancar acaranya besok,” kata Kepala Bagian Humas dan Protokol DPRD Provinsi Jabar Yedi Sunardi, ketika dihubungi di Bandung, kemarin (1/9).

Ia menuturkan pihaknya akan melaksanakan gladi bersih acara pelantikan 120 Anggota DPRD Provinsi Jabar. Menurut dia, tidak ada prosesi khusus dalam acara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan anggota dewan tersebut.

“Untuk acara kita kemas sesederhana mungkin, tidak ada tari penyambutan seperti pelantikan DPRD DKI Jakarta. Kita rancang sesederhana mungkin acaranya,” ucap dia.

Nantinya, kata Yudi, ke-120 anggota dewan tersebut akan berjalan kaki dari Hotel Savoy Homann dan Hotel Preanger Bandung menuju tempat pelantikan di Gedung Merdeka.

Pihaknya memperkirakan acara pelantikan dan sumpah jabatan tersebut akan berlangsung sekitar 1,5 hingga dua jam.

“Kalau semua lancar, paling acara akan berlangsung antara 1,5 sampai dua jam saja,” kata dia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *