Tugu SGC Dirobohkan, Ikon Baru Bekasi Bakal Lahir

Polres Lakukan Rekayasa Lalu Lintas Selama Tiga Hari

CIKARANG UTARA – Kemarin (29) menjadi tongak sejarah baru bagi Kabupaten Bekasi. Betapa tidak, tugu di Bundaran Sentra Grosir Cikarang (SGC) Kabupaten Bekasi telah dibongkar.

Bikin penasaran mengapa tugu sarat sejarah di Jalan RE Martadinata, Cikarang Kota, Kecamatan Cikarang Utara itu bisa dirobohkan. Jangan sewot dulu. Sebab, ini langkah awal untuk penataan ikon Kabupaten Bekasi sekaligus menjadi Kawasan Tertib Berlalu Lintas (KTL).

Pembongkaran ini pun sesuai kesepakatan antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi dan Polres Metro Bekasi untuk mengejar ketertinggalan dari Kabupaten Karawang disebelahnya yang sudah lebih dahulu cantik kotanya. Terlebih, jalan tersebut menjadi biang kerok kemacetan.

Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Metro Bekasi pun memberlakukan rekayasa lalu lintas sebagai antisipasi adanya pembongkaran tugu di simpang SGC. Rekayasa lalin tersebut direncakan akan berlangsung selama tiga hari, kemarin (29/8) hingga Sabtu (31/08) mendatang.

Kepala Sub Unit Pendidikan dan Rekayasa Satuan Lalu Lintas Polres Metro Bekasi,  Ipda Asep Saefulloh menuturkan rekayasa lalu lintas ini bagian upaya agar proses pembongkaran dan penataan ulang tugu berjalan tertib. Sehingga para pengendara bisa tetap aman dan nyaman saat melintas di area tersebut

“Ya kami sudah mulai memberlakukan rekayasa lalu lintas di kawasan simpang SGC hingga akhir pekan ini,” kata dia.

Adapun rekayasa lalin yang berlangsung di antaranya, lintas Jl. Industri Pasir Gombong menuju arah Karawang dibelokan ke kiri menuju Jl. RE Martadinata dan berputar di depan Terminal Cikarang atau di bundaran PT. Hitachi.

Sementara pengendara yang melintas dari arah Jl. RE Martadinata atau Jl. Gatot Subroto yang akan menuju Jl.  Industri Pasir Gombong dapat berputar di depan perumahan Grand Cikarang City.

Sebelumnya, Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja memang sudah lama mengidam-idamkan sebuah landmark dengan desain ikonik di kabupaten yang terkenal sebagai industry tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *