Agustus Ini Karhutla Cetak Rekor Tertinggi, Lima Provinsi Harus Jadi Perhatian Khusus

JAKARTA – Pemantauan satelit Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), jumlah titik hotspot yang muncul di beberapa wilayah Kalimantan bukan selalu merupakan kebakaran hutan.

Peneliti Penginderaan Jauh LAPAN, Indah Prasasti menuturkan perkiraan musim kemarau yang akan berakhir lebih lama dari tahun sebelumnya merupakan dampak dari fenomena El Nino.

Hal tersebut tentunya sekaligus menjadi faktor banyaknya titik hotspot yang terdeteksi di beberapa wilayah di Indonesia.

“Hotspot bukan berarti kebakaran hutan dan lahan. Harus dipantau data hotspot selama 3 hari dan dilihat apakah ada tampilan asap di citra satelitnya untuk bisa menyimpulkan apakah itu kebakaran besar atau tidak. El Nino menjadi faktor penyebab meluasnya hotspot yang seperti terjadi sekarang ini,” ungkap dia di Jakarta, Jumat (30/8).

Menurut dia, indikator kemudahan kebakaran pada beberapa wilayah di Indonesia perlu mendapatkan perhatian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *