Bekasi Jadi Percontohan Nasional

Satpas dan Gerai SIM Hadirkan FIFO Integrated System

CIKARANG PUSAT – Inovasi layanan publik terus bergeliat di Kabupaten Bekasi. Teranyar, kabupaten yang dipimpin Eka Supria Atmaja ini menjadi percontohan Satuan Penyelenggara Administrasi (Satpas) dan Gerai Surat Izin Mengemudi (SIM) setelah meluncurkan FIFO Integrated System, kemarin (22/08) di Kantor Satpas SIM, Komplek Perkantoran Pemerintah Kabupaten Bekasi.

Peluncuran ini dihadiri langsung Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Refdi Andri, Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono, Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja, dan jajaran Kepolisian Resort Metro Bekasi.

“Ini menjadi percontohan di Indonesia, FIFO Integrated System atau sistem antrean first in first out terintegrasi akan menunjang Satpas dalam melayani masyarakat (para pemohon SIM),” kata Kakorlantas Polri, Irjen Refdi Andri.

Menurut dia, pihaknya telah memberikan layanan pembuatan SIM secara daring di seluruh Indonesia. Untuk mendukung sistem daring Korlantas Polri juga telah membangun sejumlah Satpas.

“Dengan pembangunan kantor Satpas yang didukung teknologi FIFO Integrated System ini, masyarakat diharapkan mendapatkan pelayanan yang lebih baik. Pelayanan dimaksud adalah para pemohon SIM merasa lebih nyaman, teratur, tertib, transparan, dan bebas pungli,” kata Refdi.

Dengan sistem ini, sambung dia, seluruh informasi seperti jumlah pemohon SIM yang hadir, pemohon yang lulus dan tidak, serta jumlah PNBP akan diketahui secara langsung sebab data peserta terkoneksi dalam sistem daring pelayanan terpadu di Satpas SIM pusat di Korlantas Polri.

“Satpas Polres Metro Bekasi tercatat dalam rekor MURI, karena Satpas pertama yang menggunakan FIFO Integrated System,” ungkapnya.

Disamping itu, Refdi juga meluncurkan Smart SIM. Kartu ini tidak hanya berfungsi sebagai kartu Izin mengemudi, tapi juga sebagai kartu multi-fungsi seperti halnya kartu e-money.

Sementara itu, Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja mengaku bangga atas pembangunan Satpas dan Gerai SIM di Kompleks Pemkab Bekasi . 

Karena menurut dia, keberadaan Satpa dan Gerai SIM ini merupakan suatu terobosan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat pemohon SIM.

“Ini juga untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas. Salah satu yang kita lakukan hari ini adalah sebagaimana amanat UU Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik,” tuturnya.

Layanan publik menjadi prioritas Plt DPD Golkar II Bekasi, seperti program pelayanan One Day Service (ODS) atau layanan cepay sehari di Kecamatan Cikaranh Timur (Ciktim). 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *