Bekasi Sasaran Empuk Kosmetik-Obat Ilegal Asal China

**Polisi Juga Gagalkan Suku Cadang dan Elektronik Asal China

JAKARTA – Masyarakat diminta mewaspadai atau berhati-hati karena masih banyak obat dan kosmetik berbahaya yang beredar dan diperjualbelikan di tengah masyarakat secara bebas. Kabupaten Bekasi pun menjadi daerah sasaran empuk para pelaku curang kosmetik dan obat untuk pemarasan produk.

Buktinya, Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya kembali menggagalkan penyeludupan kosmetik, obat-obatan, suku cadang kendaraan, dan barang elektronik ilegal asal Tiongkok senilai Rp 67 miliar, di Pelabuhan Tegar -Marunda Center Terminal-, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi dan Perumahan Dadap Residence, Kosambi, Tangerang Kota.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Gatot Eddy Pramono secara lugas menegaskan bahwa, penyidik menangkap empat tersangka dalam pengungkapan kasus barang-barang ilegal itu.

Mereka berinisial PL (63) -sudah menjalankan aksi selama 8 tahun-, H (30) -menjalankan aksi selama 8 tahun-, EK (44) -menjalankan aksi selama 5 tahun-, dan AH (40), warga negara Republik Rakyat Tiongkok, -menjalankan aksi selama 1 tahun-.

“Tersangka ada empat orang, salah satunya warga negara asing dari RRT, dan mereka semua sudah dilakukan penahanan,” ujar dia, di Mapolda Metro Jaya di Jakarta, kemarin (14/8)

Gatot melanjutkan, pengungkapan kasus ini bermula dari informasi yang diterima anggota Ditreskrimsus, kemudian dilaksanakan penyelidikan dan pengungkapan pada tanggal 27 Juli, 29 Juli dan 7 Agustus 2019.

“Setelah penyelidikan dan A1, dilaksanakan penindakan. Barang-barang yang dilakukan penindakan dan disita berupa alat-alat kosmetik, obat-obatan, suku cadang kendaraan, dan barang elektronik,” ungkap dia.

Barang-barang ilegal yang berasal dari Tiongkok itu, kata dia, masuk ke Indonesia tanpa izin Balai POM dan izin edar, sehingga tidak tahu apa kandungan dan kualitas barang, dan dapat berdampak pada kesehatan. “Kedua, barang-barang ini masuk tanpa bayar pajak sehingga negara dirugikan,” beber Gatot.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *