UPTD-Pemdes Lempar Tanggung Jawab

SETU – Penyelesaian persoalan sampah impor yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Burangkeng di Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi belum menemukan titik terang.

Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) TPA Burangkeng maupun Pemerintah Desa (Pemdes) Burangkeng yang memahami teknis alur masuk sampah terkesan saling lempar tanggung jawab.

Kepala UPTD TPA Burangkeng, Maulana mengaku sampah plastik impor tidak dibuang di area TPA. Karena menurut dia, pembuangan dilakukan di luar lahan TPA yang bukan tanggung jawab serta kewenangan UPTD.

“Itu pelapak (pengepul barang bekas,red). Di luar TPA dan tidak ada lagi kelihatannya,” kata dia saat dikonfirmasi awak media, kemarin (8/8).

Maulana melanjutkan pihaknya tak tahu ijin pelapak namun banyak lahan-lahan warga dijadikan pelapak sampah bekas.

Sementara modus mereka itu dijual ke palapak untuk dipilah kembali.

“Ya biasa diantar (sampah impor,red),”kata koordinator APPI itu

Terpisah, Sekretaris Desa (Sekdes) Burangkeng Ali Gunawan juga mengaku tak tahu adanya sampah plastik impor di wilayahnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *