Tolak Revisi UU Pesangon, Buruh Siap Lawan

Editor:

“Kami ini sudah cukup menderita dengan kondisi yang ada. Tapi kenapa kesejahteraan kami justru tidak dinilai dengan pantas bahkan hendak dipangkas. Pengurangan pesangon sama saja membunuh kami secara perlahan,” kata dia.

Ia berharap Bupati Bekasi Eka Supri Atmaja maupun Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) bisa menyuarakan perjuangan buruh dengan menolak revisi UU Ketenagakerjaan tersebut. “Kalau itu diterapkan, kami akan lawan,” tegas dia.

Menurutnya, kalau pengusaha merasa keberatan dengan aturan membayar pesangon, bisa duduk satu meja untuk membicarakan. Jangan sampai kaum kapitalis diberikan izin masuk untuk investasi, sementara kesejahteraan pekerja tak digubris.

“Seharusnya pemerintah dapat mengerti keadaan buruh. Jangan terburu-buru ingin melakukan revisi. Ini menjadi pertanyaan, ada apa dengan pemerintah. Sementara tuntutan buruh mengenai upah saja hingga sekarang tak kunjung selesai,” tukas dia. (ugi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *